Berusaha berbagi walau hanya dengan sedikit ilmu


Pada tulisan Analisis Input-Output dengan Excel sebelumnya, ada beberapa tahapan yang harus kita lakukan untuk mencari matriks pengganda (I-A)-1 atau yang dikenal juga dengan Matriks Invers Leontif (Leontief inverse matrix). Untuk mengingatkan, saya tampilkan kembali contoh matrik transaksi I-O nya sebagai berikut:

Tampilan 1. Matriks Transaksi I-O

Tahap 1. Hitung matriks koefisien input dengan cara membagi sel pada permintaan antara (range B6:D8 ) secara kolom terhadap total output masing-masing sektor (atau total input karena nilainya sama). Sehingga kita dapatkan seperti nilai pada range B19:D21 pada tampilan berikut:

Tampilan 2. Perhitungan Matriks Pengganda Output

Tahap 2. Kita kurangi matriks koefisien input tersebut dengan matriks identitas yang kita buat (di range F19:H21). Nilainya kita tempatkan pada range B26:D28 seperti tampilan di atas.

Tahap 3. Kita cari invers matriks dengan menggunakan rumus =MINVERSE(B26:D28). Dan nilainya terlihat pada range G26:I28.

Belum lama ini, saya menemukan cara yang lebih praktis dan hanya memerlukan satu tahap. Untuk menghitung matriks pengganda atau matriks invers Leontif seperti contoh tadi, kita tidak perlu harus mencari koefisien input dan mengurangkan koefisien input dengan matriks identitas. Kita cukup memblok range 3 x 3 (karena contoh kita terdiri dari tiga sektor). Misalnya kita blok range N15:P17. Kemudian tulis rumus berikut: =MLeontInv(B6:D8,L6:L8 ). Seperti yang kita lihat pada tampilan 1., range B6:D8 adalah range data permintaan antara. Range L6:L8 adalah range total output (ingat input sama dengan output). Setelah itu, tekan CTRL+SHIFT+ENTER secara bersamaan. Hasil matriks pengganda atau matriks inver Leontif segera muncul di range N15:P17 tadi.

Cukup praktis kan ? Tapi tunggu dulu. Jangan buru-buru mempraktekkannya. Periksa dulu pada menu Tool Excelnya apakah ada fasilitas Matrix. Jika tidak ada silakan download disini. Gratis.

Setelah anda download, tempatkan seluruh file yang anda download tadi, katakanlah pada folder C:\ matrix. Kemudian klik Add in, klik Browse, dan cari di folder tadi file “matrix.xla”. Klik file tersebut, kemudian klik OK. Sekarang anda sudah bisa memanfaatkan semua fasilitas perhitungan matrix.

Banyak fasilitas yang disediakan Add-in matrix ini, mulai dari yang sederhana seperti menjumlahkan matriks, mengurangi matriks, membuat matriks identitas, membuat matriks diagonal, sampai pada perhitungan-perhitungan matriks yang relatif sukar seperti reduksi matriks dengan algoritma Gauss-Jordan, menentukan rank matriks, Faktorisasi Cholesky, Inverse Matrix Hilbert dan lainnya.

About these ads

Comments on: "Menghitung Matriks Inverse Leontif dengan Add-in Matrix Excel (Seri Matrix bag.1)" (1)

  1. mas…gimana ya cara megetahui matriks teknologi jika yg diketahui hanyalah tabel invers matriks leontief.Misalnya:
    Matriks invers Leontief

    1.61 0.64 0.32
    0.71 1.48 0.41
    0.71 0.71 1.35
    Trims atas bantuannya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: